FF “A Little Present for Kyu (Special Kyuhyun Oppa’s Birthday)”

Untitled-1

 FF “A Little Present for Kyu (Special Kyuhyun Oppa’s Birthday)”

Author                  : Amalia Nur (@amalianurr)

Blog                       : https://amalianurr.wordpress.com/

Main Cast            :

–          Super Junior Kyuhyun as himself.

–          Amalia Nur as Min Ririn.

–          Super Junior Sungmin as himself.

Support Cast      : Find by yourself~

Genre                   : Romance, Angst, Happy, and Hurt.

Length                 : One shot.

Rating                   : PG – 13.

Note                      : Akhirnya terbit juga FF special “Kyuhyun Oppa’s Birthday”.  Happy Birthday Kyuhyun Oppa!! HAHAHA. Daripada kelamaan baca note dari saya, langsung aja baca yuk! Don’t forget! This is just a FICTION not real. FICTION always FICTION!!

 

~!Happy Reading!~

 

AUTHOR POV

Jum’at, 1 Februari 2013

-19.00 KST-

Lelaki itu dari tadi hanya duduk termenung memandang ponselnya. Ia sedang menimang-nimang apakah akan menelfon kekasihnya atau tidak.

“Sudahlah telfon saja. Apa salahnya sih?” . Celetuk namja yang lebih tua darinya.

“Jelas salah Sungmin hyung… Dia tak memberiku kabarnya hampir 1 minggu!!” desahnya tak terima.

“YAKK!! KYU!! Seharusnya kau yang memberi sepupu-ku itu kabar! Aku heran kenapa dia menyukai lelaki yang tidak peka sepertimu -___-“ teriak Sungmin tak sabar.

Lelaki bernama Cho Kyuhyun itu diam tak berkutik mendengar hyung kesayangannya ini membela kekasihnya itu. “AISHH!! Arraseo, aku akan menelfonnya” ucapnya pasrah. Ia menekan sederet angka yang sudah ia hafal diluar kepala.

Telfon sudah tersambung dan sebuah suara lembut menyapanya, “Yeoboseyo. Kyu?”

“Rin-ah, apa yang sedang kau lakukan disana? Kenapa disana berisik sekali?”

Gadis itu terkekeh geli mendengar pertanyaan itu, “Yakk Cho Kyuhyun! Kau merindukanku huh?”

“Jangan memfitnahku seperti itu rin-ah. Aku sedang menganggur jadi aku menelfonmu.” ucap Kyuhyun dingin.

“Arraseo. Aku sedang reuni. Puas Tuan Cho.”

“Eh.. tunggu! Reuni? Yakk!! Disana pasti ada Jang Wooyong 2PM? Benarkan?! Jangan dekat-dekat dengannya. Arraseo!” Tanya Kyuhyun tak sabar.

“Ne, wae? Kau takut aku masih menyukai-nya kan? Hahaha”.

“Aniyo… Ah.. Molla!! Jangan hubungi aku sampai hari minggu! Arraseo!” ucap Kyuhyun mengakhiri telfonnya dengan Ririn karena sebal.

MIN RIRIN POV

                Aku tertawa dengan tingkah lucunya itu. Aku sepertinya punya ide untuk membuatnya kesal sebelum ulang tahunnya lusa. Aku mendatangi Jang Wooyoung dan meminta bantuannya untuk membuat Kyuhyun kesal.

Aku meminta kepada YoonA untuk mengambil beberapa foto-ku dan Wooyoung berdua, lalu mengirimkannya pada Kyuhyun. Aku ingin tau, apa reaksinya setelah melihat foto itu?

-21.00 KST-

Aku menunggu sampai acara reuni selesai tapi ia tak mengirimiku pesan ataupun menelfonku. Akupun sekarang sedang berada didalam mobil Audi RS4 Avant milikku dan melajukannya menuju rumahku di daerah Gangnam.

~It’s a beautiful night, We’re looking for something dumb to do, Hey baby! I think I wanna marry you~

Tiba-tiba handphone-ku berbunyi saat sampai di teras rumah. Ah.. ternyata dari Sungmin oppa, tanpa pikir panjang aku langsung mengangkatnya. “Yeoboseyo? Oppa?”

“Rin-ah, apa yang kau lakukan pada dongsaeng-ku itu? Hah?!”

“Aku hanya mengiriminya foto-ku dengan Wooyoung. Wae?”

Kudengar Sungmin oppa mendecak kesal. “YAKK!! Pantas saja mukanya terlihat sangat menyeramkan!” teriaknya.

Aku tertawa geli. “Geurae? Hahaha…”

“Yakk! Jangan hanya tertawa kau harus membuat mood-nya kembali!”

“Ani! Aku hanya ingin membuatnya kesal sebelum memberinya kejutan untuk ulang tahunnya itu oppa.”

“Mwo?! Ah… ulang tahun? Aigoo!! Hampir saja aku lupa.”

“Keundae, jadi seperti ini scenario-nya…… “ jelasku.

“Woaaa!! Daebak!! Ide bagus! Aku yakin rencana ini akan berhasil.”

“Jangan lupa beritahu yang lain,oppa. Sepertinya tidak ada lagi yang harus kita omongkan lagi. Bye~” ucapku memutus telfon.

Aku masuk rumah dan menemukan Eomma dan Appa sedang menonton sebuah acara musik. “Annyeong^^ Dimana JungGuk?” ucapku lalu mencium pipi mereka berdua.

“Ah… Kau sudah pulang. Dia sedang menginap dirumah temannya tapi besok sudah pulang.”ucap eomma.

Aku duduk diantara kedua orang tua-ku ini sambil memikirkan apa yang sebaiknya kuberikan untuk ulang tahun si Evil Magnae itu. Mungkin lebih baik aku tanyakan pada eomma.

“Eomma, boleh aku minta saran?” tanyaku.

“Saran? Tentang?”

“Umm… Apa yang sebaiknya aku berikan untuk ulang tahun Kyuhyun oppa?”

“Ah, itu? Mungkin lebih baik kau berikan yang sangat ia sukai.” Ucap eomma sambil tersenyum.

Sepertinya aku sudah tau apa yang akan aku berikan padanya. “Ah!! Gomawo eomma~ Aku tidur dulu ya. Bye~” ucapku sambil berdiri lalu berjalan ke arah kamar.

Setelah sampai dikamar, aku melepas high heels-ku dan segera menyambar handuk pink dan masuk ke kamar mandi.

Sabtu, 2 Februari 2013

-09.00 KST-

Aku sedang sarapan sendiri karena kedua orang tua berangkat ke China untuk peresmian mall baru tadi pagi jam 5 pagi dan tidak ada yang memberitahuku.

Setelah sarapan aku duduk ditepi kolam renang sambil mengirimi Kyuhyun salah satu foto-ku dengan Wooyoung kemarin lalu memainkan PSP milik JungGuk dan meminum segelas hot tea. Kalau aku ke mall sekarang pasti juga belum buka, jadilah aku berada disini.

Tak terasa 2 jam sudah lewati bermain PSP dan tidak ada pesan ataupun panggilan dari Kyuhyun, dengan segera aku mengambil tasku dan kunci mobil lalu meluncur ke mall.

Sesampainya di mall, yang pertama-ku cari adalah PSP keluaran terbaru. Aku tertarik dengan PSP terbaru berwarna soft pink seharga 700.000 won dan langsung membeli. Setelah itu, aku mencari boneka untuknya. Dan menemukan boneka panda seharga 100.000 won. Lalu, aku mencari keperluan untuk keperluan Surprise Party untuknya.

-13.00 KST-

Setelah puas mencari hadiah, aku pun segera meninggalkan mall lalu mengirim pesan untuk Sungmin Oppa.

To : Sungmin Oppa

                Oppa~ Super Junior hari ini berada dimana?

 

                Sambil menunggu pesan-ku dibalas, aku mampir ke sebuah café didaerah Gwanjin-gu didekat dorm Super Junior dan memesan milkshake Strawberry.

Ting~

Pesan-ku dibalas oleh Sungmin Oppa.

From : Sungmin Oppa

                Ne~ Kami semua sedang berada di daerah Incheon. Wae?

 

                Aku segera membalas pesan itu.

To : Sungmin Oppa

                Aku ingin mengiapkan hadiah ulang tahun Kyu di dorm kalian. Kapan kalian akan pulang? Cepat kirimi aku password dorm kalian. Palli!!

 

                Sungmin oppa membalas pesan-ku dengan cepat.

From : Sungmin Oppa

                Kemungkinan kami akan pulang ke Seoul sekitar setengah 11 malam dan mungkin akan sampai jam setengah 12 malam. Password-nya itu 12-56-87.

 

                Aku tak membalas pesan Sungmin oppa dan langsung menghabiskan milkshake-ku lalu membayarnya dan segera meluncur ke dorm Super Junior. Aku dapat dengan mudah masuk karena aku sering kesini untuk menemui Sungmin Oppa.

Setelah semua yang kubeli berada di dorm, aku lalu menatanya dan lalu membuat kue ulang tahun untuknya.

Tidak terasa sekarang sudah jam 19.00, semuanya sudah tertata rapi tapi aku belum menata penampilanku. Sebaiknya aku pulang sebentar untuk menata penampilanku lalu kembali lagi kemari.

 

KYUHYUN POV

                Sekarang sudah jam 19.30 dan Ririn, ah ani.. tapi gadis bodoh itu belum meminta maaf pada-ku namun malah mengirimiku fotonya dengan 2PM Wooyoung itu. Sepertinya gadis bodoh itu ingin kuberi pelajaran.

Sebenarnya acara untuk hari ini sudah selesai dari jam 4 sore tadi, tapi Lee Sajangnim meminta Super Junior untuk sedikit lebih lama di Incheon untuk menghibur keponakannya di Rumah Sakit yang sedang menderita Leukimia stadium akhir padahal baru berumur 12 tahun. Tentu saja member Suju lainnya langsung setuju, tanpa meminta persetujuanku. Padahal aku sudah ingin memberi gadis bodoh itu sedikit pelajaran.

Aku sebentar melupakan rasa kesal-ku pada gadis bodoh itu dan memusatkan perhatianku pada gadis kecil bernama Lee Ah Jung. Aku merasa prihatin pada Ah Jung, tapi ia selalu terlihat ceria.

“Ah Jung, apa kamu enggak bosan di Rumah Sakit terus?” Tanya Donghae hyung.

“Ani. Ah Jung tidak akan bosan kalau terus dijenguk oleh Super Junior. Apalagi kalau Kyuhyun Oppa yang menjengukku” ucap Ah Jung malu-malu.

“MWO?!” teriak hyungdeul-ku itu sambil menoleh ke arahku yang sedang diduduk disamping Ah Jung.

“Ne, aku ini adalah sparKYU jadi aku menyukai Kyuhyun Oppa.” Terangnya pada hyungdeul.

Aku mencoba bertanya padanya, “Jadi Ah Jung suka sama oppa?”

“Bukan suka lagi tapi cintaaaaa banget sama Kyuhyun oppa. Suatu hari nanti, Kyuhyun Oppa harus menikah denganku.” Jawab Ah Jung sambil menekankan kata cinta pada kalimatnya itu.

Aku terkejut mendengarnya tapi aku punya ide bagus untuk membalas Ririn.

“Jinjja? Tapi oppa sudah punya yeojachingu.” tanyaku dan dibalas anggukan kepalanya dan decakan kesal.

“Tapi oppa akan selalu menyayangi Ah Jung, dengan syarat kalau Ah Jung mau memberi sedikit pelajaran pada seorang gadis bodoh itu yang selalu menyia-nyiakan Kyuhyun Oppa?” pintaku memelas pada Ah Jung.

“Tentu saja. Apa yang bisa aku bantu Oppa?”

“Ah Jung menelfon gadis bodoh itu dan mengatakan untuk jangan mendekati oppa lagi karena ada Ah Jung. Mengerti?” jelasku pada Ah Jung.

“Baiklah.”

Aku memberikan handphone-ku yang sudah kutekan nomor Ririn. Aku ingin tau apa reaksinya? Akhirnya aku bisa membalas perbuatannya.

“Yeoboseyo? Kyu?” ucap Ririn.

“YAKK! Gadis bodoh! Jangan dekat-dekat lagi dengan Kyuhyun Oppa karena dia itu sudah menjadi milikku. Arraseo?” bentak Ah Jung.

“MW.. MWO.. MWORAGO?!” teriak Ririn.

“Ne! Lebih baik kau menjauh darinya sekarang juga.”

Aku tak mendengar jawaban dari Ririn namun yang terdengar suara decitan mobil dan suara dentaman. Sontak saja Sungmin hyung langsung meninju perutku dengan keras.

Saat itu juga seperti ada panah yang dihunuskan dan langsung menembus jantungku, aku meneteskan air mata. Sungmin hyung menarikku berlari keluar dari Rumah Sakit tanpa penyamaran dan mencari taksi menuju Seoul secepatnya.

Selama perjalanan menuju Seoul, Sungmin hyung selalu memarahiku dan menyalahkanku atas semua ini. Aku akui memang ini adalah salahku, tapi ini tidak yang kuharapkan dari rencana jahilku itu.

-20.45 KST-

Saat kami sudah memasuki Seoul, aku mendapatkan telfon dari Kantor Kepolisian Seoul kalau Ririn kecelakaan dan berada di Seoul International Hospital. Tentu saja aku meminta supir taksi itu untuk membawa kami menuju kesana.

Sesampainya di Rumah Sakit, aku dan Sungmin hyung langsung berlari menuju UGD dan menemukan Ririn yang sedang menangis sambil terbaring dengan perban di kepalanya. JungGuk yang berada disamping Ririn menoleh ke arahku langsung menyeretku keluar dari ruang UGD.

“Hyung!! Apa yang sudah kau perbuat hingga eonni-ku huh?!” teriak JungGuk didepan wajahku.

Aku hanya diam dan menangis, hingga aku tersadar JungGuk tengah menyarangkan pukulannya diperutku.

“A.. ak.. aku hanya berfikir untuk mengerjainya tapi aku tak menyangka akan seperti ini kejadiaannya.” Jelasku.

“Sebaiknya hyung pergi dari sini,”

“Tidak, sebelum aku menjelaskan semua pada Ririn.” Ucapku mendorong JungGuk lalu menuju UGD.

Aku masuk ke ruang UGD dan menemukan Ririn dalam pelukan Sungmin Hyung, hyung-ku itu yang melihatku langsung melepaskan pelukannya lalu keluar ruangan. Kulihat Ririn hanya menunduk, aku duduk disampingnya lalu menggenggam tangannya namun ditepis olehnya.

“Buat apa lagi kau kesini,hah?” ucapnya dengan nada parau seperti ingin menangis.

Aku merasa sangat bersalah padanya, aku lalu memeluknya dan membiarkannya menumpahkan semua air matanya pada pundakku. “Mianhae, rin-ah…”.

“Ani… lebih baik kau pulang dan biarkan aku sendiri disini. Sekarang kau keluar dari sini!”

“Tapi..”

“AKU BILANG KELUAR!!” teriaknya memotong ucapanku.

Dengan berat hati akupun keluar dari ruangan itu dan pergi menenangkan diri ditaman kota.

MIN RIRIN POV

                Aku melihat ekspresi bersalahnya. Aku ingin tertawa tapi dia belum keluar dari ruangan ini.

Setelah memastikan dia keluar dari ruangan ini, aku tertawa geli melihat dia begitu kacau. Aku jadi semakin yakin kalau dia tidak dapat lepas dari pesona seorang Min Ririn.

Sungmin oppa masuk kedalam ruanganku dan memberitahu kalau Kyuhyun sedang berada di taman kota bersama JungGuk. Setelah itu, akupun langsung keluar dari Rumah Sakit menuju ke dorm Super Junior bersama dengan Sungmin oppa.

Sesampainya di dorm Super Junior, aku sudah menemukan seluruh member Super Junior sedang bercengkrama dan memegang kado ulang tahun yang sudah mereka persiapkan untuk evil magnae itu.

Sekarang tinggal menunggu Kyuhyun kembali ke dorm tepat pada jam 12 malam. Aku sudah menyuruh JungGuk untuk menahan Kyuhyun agar pulang pada waktu yang sudah aku rencanakan.

Selama menunggu di dorm, aku membantu Ryeowook oppa untuk membuatkan beberapa kue-kue. Sedangkan yang lainnya menyempurnakan dekorasi yang sudah kubuat tadi siang.

“Rin-ah, siapa yang membuat kue tart ini?” Tanya Ryeowook oppa sambil menunjuk kue tart itu.

“Tentu saja aku,oppa. Memang siapa lagi?”

“Jinjja? Aku jadi penasaran seperti apa rasa kuenya…”

Aku hanya mengangguk dan tersenyum lebar pada Ryeowook oppa lalu berjalan menuju ruang tengah sambil memegang 2 piring berisi kue yang sudah kubuat bersama Ryeowook oppa.

-10.45 KST-

Tiba-tiba, handphone-ku berbunyi karena ada pesan masuk dari JungGuk.

From : JungGuk

                Nonna~ Aku sekarang sedang berada di sebuah restaurant karena Kyuhyun hyung belum makan dari tadi siang. Dia terlihat sangat shock saat ini, aku jadi prihatin melihatnya.

 

                Aku tersenyum melihat pesan dari JungGuk, lalu segera membalasnya.

To : JungGuk

                Okay, no problem. Keep and bring him to dorm at midnight! I believe you ^^

 

                Dia pasti terlihat sangat kacau saat ini, ucapku dalam hati.

 

-00.05 KST-

                Aku yakin, Kyuhyun dan JungGuk sedang berada dalam perjalanan menuju dorm. Semua lampu sudah kami matikan, hingga yang terlihat hanya cahaya lilin dari kue tart.

~Pipp~

Aku mendengar pintu dorm sudah mulai terbuka dan samar-samar kulihat Kyuhyun masuk dan mencari tombol yang berada disampingku untuk menghidupkan lampu tapi lampu sudah terlebih dahulu aku hidupkan sehingga Kyuhyun langsung berada tepat didepanku.

Ia sontak terkejut dan langsung memelukku. Pelukan ini seakan seperti sarat akan rasa rindu, takut, sedih, terharu, dan kesal. Pelukkannya terlepas saat semua orang di dorm ini menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

“Saengil Chukkae Hamnida, Saengil Chukkae Hamnida, Saranghaneun uri Kyuhyun, Saengil Chukkae Hamnida.” Nyanyi semua orang. Lalu, Kyuhyun meniup lilin di kue tart yang sedang Henry oppa bawa.

Bisa kulihat kalau Kyuhyun terlihat sangat terharu hingga menitihkan air matanya.

“Neomu gomawo hyung~” Ucap Kyuhyun.

“Jangan berterimakasih pada kami. Harusnya kau ucapkan itu pada Ririn, karena ia yang merencanakan semua ini.” sahut Shindong oppa.

“Jadi, semua ini ide-mu, huh?!” ujar Kyuhyun sambil menatapku tajam.

Akupun hanya menganggukkan kepala, ia terus menatapku tajam lalu mendekat hingga akhirnya ia memelukku kembali.

“Gomawo~” bisiknya ditelingaku.

“You’re welcome. It’s just a little present for you, Kyu. I put your gift in your bedroom. ” ucapku.

“Jinjja?”

Aku menganggukkan kepala, “I must go home now,bye~ Let’s go JungGuk!” ucapku mencium pipi kiri Kyuhyun lalu menarik JungGuk dari sana.

-THE END-

#DUARRR!!!

Hahaha…

Ottokeh? Gimana FF nya? gaje-gaje gitu ya? Pasti banyak typo kan? Endingnya aneh ya?  Maklumi saja ya~^^

Jangan lupa RCL (Read, Comment, Like) ya!!^^

Gomawo sudah baca^^

Iklan

4 thoughts on “FF “A Little Present for Kyu (Special Kyuhyun Oppa’s Birthday)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s